Ekonomi RI Diumumkan Melambat, Dana Asing ‘Kabur’ Rp 883 Miliar

0c57a488-6434-427b-8737-602e7534e946

0c57a488-6434-427b-8737-602e7534e946Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak melemah dalam beberapa hari ini. Pemodal asing terus-menerus melepas saham sejak angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2016 diumumkan pekan lalu, Rabu (4/5/2016). Menutup perdagangan terakhir sebelum libur panjang, Rabu (4/5/2016), investor asing rata-rata masih melepas saham. Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 365,983 miliar di seluruh pasar. Kemarin, dana asing keluar dari bursa saham tercatat Rp 457,58 miliar. Investor kecewa atas angka pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di bawah perkiraan. Pada kuartal I-2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 4,92%.

Melambat dibandingkan kuartal IV-2015 yang mencapai 5,04%.  “Aksi jual terutama dipicu kekecewaan atas perlambatan pertumbuhan ekonomi 1Q16 dan kinerja sejumlah emiten sektoral 1Q16 yang di bawah perkiraan,” ujar Analis First Asia Capital David Sutyanto dalam risetnya seperti dikutip detikFinance, Selasa (10/5/2016). Sentimen negatif juga turut dipicu data perdagangan China (dalam US dolar) April lalu kembali menunjukkan penurunan seperti ekspor turun 1,8% (yoy) dan impor turun 10,9% (yoy).  Hari ini, IHSG juga kembali melanjutkan pelemahan. Mengawali perdagangan Selasa (10/5/2016), IHSG dibuka turun 0,571 poin (0,01%) ke 4.748,744.  Pemodal asing masih gencar menjual saham. Hingga pukul 11.24 waktu JATS, dana asing keluar pasar saham tercatat Rp 59,995 miliar. Sejak pertumbuhan ekonomi diumumkan melambat pada Rabu (4/5/2016) hingga saat ini, dana asing keluar pasar saham tercatat sebesar Rp 883,558 miliar.