JK Jamin Keamanan Penyelenggaraan Olahraga Rekreasi Di Jakarta

d0f032d1-61cc-4367-b6f1-c1b8934e9572_169

d0f032d1-61cc-4367-b6f1-c1b8934e9572_169Jakarta – akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan sejumlah olahraga dan permainan tradisional dari berbagai negara atau The Association For International Sport for All (TAFISA) World Games Pada Oktober mendatang. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjamin Jakarta aman untuk penyelenggaraan kegiatan yang akan diikuti sekitar 100 negara itu.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Hayono Isman. Hayono bersama Presiden TAFISA mendatangi Wapres JK untuk melaporkan mengenai rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada 6-12 Oktober 2016.

“Kami mendampingi Presiden TAFISA yang berpusat di Frankfrut, Profesor Ju Ho Chang untuk melakukan kunjungan kehormatan kepada Bapak Wakil Presiden. Di dalam kunjungan ini melalui presiden TAFISA, banyak negara calon peserta yang bertanya tentang apakah aman hadir di TAFISA games Jakarta yang insya Allah akan diselenggarakan pada 6-12 oktober 2016 karena seperti kita ketahui kan dunia sedang dilanda berbagai kegiatan terorisme,” kata Hayono di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2016).

Hayono mengatakan, JK menjamin Jakarta aman untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut. Indonesia antusias untuk menyambut kegiatan ini.

“Kami bersyukur bapak Wapres mengatakan bahwa Jakarta, Indonesia adalah termasuk negara yang teraman di dunia untuk melakukan berbagai event, termasuk event olahraga. Jawaban ini yang ditunggu oleh bapak Chang sehingga nanti akan disampaikan kepada calon peserta yang ingin hadir di Tafisa Games 2016 di Jakarta,” kata Hayono.

Hayono mengatakan, pihak TAFISA menargetkan akan mendatangkan para atlet dari 110 negara. Hingga kini, sudah 89 negara yang menyatakan untuk hadir.

“Tapi mereka perlu konfirmasi dari pemerintah apakah aman di Jakarta untuk event TAFISA Games ini,” kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini.

Lalu, persiapan apa saja yang sudah dilakukan di Jakarta untuk kegiatan ini?

“Tentunya venues, akan dipusatkan di Taman Impian Jaya Ancol. Juga tentunya berbagai kementerian, Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh, karena ini untuk olahraga masyarakat, pelakunya masyarakat, ini uniknya, jadi bukan atlet. Oleh karena itu, pengelolaannya akan lebih rumit daripada olahraga prestasi, karena masyarakat itu kan ada yang backpacker, ya macam-macam, dari olahraga tradisional, olahraga petualangan dan tantangan, olah raga kesehatan dan kebugaran. Jadi akomodasinya juga dari bntang empat, bintang lima, losmen, inilah kegiatan masyarakat. Dari segi securitynya akan lebih rumit, karena kalau atlet mudah sudah ketahuan menginap di asrama yang dipusatkan, kalau ini akan menyebar kemana-mana, ini yang jadi concern dari panitia pelaksana,” jelas Hayono.

“Tapi mudah-mudahan dengan pernyataan wapres tadi, negara yang akan hadir semakin bertambah. Dan satu lagi, 34 provinsi hadir, mereka akan datang dengan menampilkan olah raga tradisional mereka yang terbaik dari setiap provinsi, nanti dari dunia juga seperti itu, akan ada olah raga yang terbaik dari seluruh penjuru dunia,” tambahnya.