Kbrina.com, Bangka Selatan – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Dusun III Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, datang dari penyanyi Yendri Hudammi, yang dikenal sebagai Yendri KDI. Bersama sejumlah rekannya, ia turun langsung menemui korban dan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan pribadi.
Bersama Iqbal, Davin, Bara, Andang, dan Dirzy, Yendri membawa beragam bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran hebat pada Sabtu (10/10/2026).
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa makanan, tetapi juga kebutuhan pribadi yang kerap luput dari perhatian dalam penanganan bencana. Di antaranya ratusan paket pakaian dalam untuk anak-anak, perempuan dewasa, dan laki-laki, ratusan pembalut, serta ratusan popok bayi atau pampers.
Mereka juga menyalurkan handuk, paket perlengkapan mandi, makanan ringan siap santap, ratusan sosis untuk anak-anak, susu, dan yoghurt.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada warga terdampak. Kehadiran Yendri dan rekan-rekannya menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan rumah dan sebagian besar barang milik mereka.
Yendri mengatakan, kehadirannya bersama rekan-rekan bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami datang ke Serdang bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga ingin berbagi kepedulian dan memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kami bisa membayangkan betapa beratnya kehilangan rumah dan harta benda yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka,” ujar Yendri.
Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kehilangan yang dialami warga. Namun, ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban para korban, terutama perempuan dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam situasi darurat.
“Bantuan yang kami bawa mungkin tidak bisa menggantikan apa yang telah hilang, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga, terutama perempuan dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam situasi seperti ini,” katanya.
Yendri menjelaskan, berbagai perlengkapan pribadi sengaja menjadi bagian dari bantuan karena kebutuhan tersebut sangat penting bagi warga selama berada di pengungsian maupun ketika mulai menata kembali kehidupan mereka.
“Kami sengaja membawa berbagai kebutuhan pribadi, seperti pakaian dalam, pembalut, popok bayi, perlengkapan mandi, serta makanan dan minuman untuk anak-anak. Bagi kami, kebutuhan-kebutuhan tersebut sama pentingnya dengan bantuan pangan lainnya karena berkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kebersihan para korban,” ungkapnya.
Menyentuh Kebutuhan Mendesak Korban
Kebakaran yang melanda Dusun III Serdang menjadi bencana besar yang mengguncang permukiman warga di Bangka Selatan. Berdasarkan laporan BPBD pada 11 Oktober 2026, sekitar 500 rumah terdampak dalam pendataan awal, dengan jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai 2.000 orang. Angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.
Dampak kebakaran tidak hanya berupa kerusakan bangunan. Warga juga kehilangan pakaian, perlengkapan rumah tangga, serta berbagai kebutuhan pribadi yang diperlukan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Dalam situasi tersebut, ketersediaan pakaian dalam, pembalut, popok bayi, susu, dan perlengkapan kebersihan menjadi kebutuhan penting yang harus diperhatikan. Terlebih bagi perempuan, bayi, dan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus selama masa darurat.
Bantuan makanan ringan, sosis, susu, dan yoghurt yang dibawa Yendri bersama rekan-rekannya juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan konsumsi anak-anak di tengah kondisi pengungsian.
Bagi Yendri, bantuan kemanusiaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya barang yang disalurkan, tetapi juga dari kesesuaiannya dengan kebutuhan nyata masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Ajak Masyarakat Terus Bergotong Royong
Yendri juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang ikut bergerak dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia berharap kepedulian terhadap warga Serdang tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi terus berlanjut selama masyarakat menjalani proses pemulihan.
“Terima kasih kepada teman-teman yang sudah ikut bergerak bersama. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan menguatkan warga Serdang. Kami juga mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit ini,” tuturnya.
Ia berharap warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan untuk melewati masa sulit, serta memperoleh dukungan yang dibutuhkan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara bertahap.
“Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk bangkit kembali. Yang terpenting, mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Aksi kemanusiaan Yendri KDI bersama rekan-rekannya menjadi salah satu bentuk solidaritas bagi warga Serdang. Di tengah kehilangan yang dialami masyarakat, kepedulian berbagai pihak diharapkan terus terjaga, mulai dari pemenuhan kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi dan perempuan, hingga dukungan dalam proses pemulihan tempat tinggal.
Musibah tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak selesai ketika api berhasil dipadamkan. Perjuangan para korban justru berlanjut setelahnya, ketika mereka harus kembali membangun kehidupan dari keterbatasan.
Dalam proses itu, bantuan yang tepat sasaran dan dukungan berkelanjutan menjadi bagian penting agar warga terdampak dapat bangkit dan kembali menata masa depan mereka.

