Fakta Baru Percakapan Oknum Anggota Satpolair Polresta Pangkalpinang Saat Muat Solar Ilegal Dengan Wartawan

KBRINA.COM,PANGKALPINANG-Pemberitaan media pekan lalu soal adanya praktek gelap bisnis solar ilegal yang dikawal dua oknum anggota Satpolair Polresta Pangkalpinang masih berlanjut.

Tim Media memperoleh rekaman suara pembicaraan antara briptu RN dengan wartawan yang ada di lokasi saat berlangsungnya aktivitas muat bahan bakar solar dari kapal ke mobil Pickup BN 8356 TB atas nama Andi warga Kurau Bangka Tengah.

Isi rekaman percakapan antara Wartawan dan Briptu RN tersebut setidaknya membantah statement Kasatpolair Polresta Pangkalpinang Kompol Kardinata yang melalui beberapa media online membantah keterlibatan dua oknum anggotanya.

Sepenggal suara dalam percakapan tersebut menjelaskan nama dan pangkat salah satu anggota yang ada di lokasi RN dengan pangkat Briptu.

Berikut Sepenggal narasinya:

Wartawan : Maaf tadi namanya siapa?

Oknum anggota : saya RN Pak, kenapa pak?

Wartawan : Pangkatnya Apa ya? sudah berapa lama disini?

oknum Anggota : Briptu pak, sebelas tahun.

Wartawan : Sudah berapa lama kerja solar ini? Dan darimana asal minyak nya?

Berikutnya oknum anggota tersebut menceritakan pola kerja mereka di lapangan yang hanya sebagai penyedia jasa saja.

” Kalau kerja kami ini baru pak, dan dibeli oleh siapa kami tidak tau”, kilah sang oknum.

Dalam rekaman tersebut terdengar dengan jelas saat oknum anggota Polair  Briptu RN berupaya memberikan sejumlah uang kepada wartawan.

Sumber lain yang sempat dimintai keterangan tentang aktifitas bongkar muat solar ilegal di TPI Ketapang menyebutkan sepengetahuannya kegiatan ilegal tersebut sudah berlangsung lama.

“Dulu saya pernah berkecimpung di Tempat Pelelangan Ikan tersebut, dan saya tau persis mereka yang terlibat dalam kegiatan itu”, ungkap M yang memang diketahui Tim Media dulunya adalah pemain minyak solar ilegal.

M merasa heran jika Kasatpolair Polresta Pangkalpinang Kompol Kardinata mengatakan anggotanya tidak terlibat dalam pekerjaan ilegal tersebut.

“Saya  tidak percaya kalau tidak ada oknum anggota Satpolair yang bermain di TPI itu, karena setau saya dari dulu kegiatan bongkar muat minyak ilegal tersebut berlangsung dan diketahui oleh mereka.”, sebut M.

Publik berharap ada tindakan tegas dari Kapolda Babel Irjen Pol Tornagogo dalam menyikapi pemberitaan yang ada,agar Polisi tidak keluar dari tugas pokoknya untuk mengayomi masyarakat. (Tim)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*