Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel Sosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia telah meluluh lantakkan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam menangani dan menghentikan laju penyebaran Virus Corona, mulai dari menerbitkan Peraturan Pemerintah, Surat Edaran, Keputusan Mentri dan Peraturan Daerah (Perda) sebagai pedoman masyarakat dalam menghadapi era pandemi ini.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) sendiri telah mengambil beberapa kebijakan guna memutus mata rantai penularan Covid-19 salah satunya dengan mengeluarkan Perda No. 10 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Sejak dikeluarkannya perda tersebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya sehingga abai dalam menerapkan protokol kesehatan karena minimnya informasi masyarakat akan peraturan daerah yang sudah diterbitkan oleh pemerintah baik Provinsi, Kabupaten/Kota.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel, Herman Suhadi, S.Sos pada saat membuka kegiatan penyampaian peraturan daerah di ruang pertemuan Hotel Manunggal, kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Kamis (25/03).

“Bahkan ketika kita turun ke lapisan masyarakat paling bawah, mungkin akan kita temukan banyak masyarakat yang tidak tahu apa itu perda. Terlebih pada saat ini ketika kita bicara tentang perda No. 10 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 saya yakin banyak masyarakat yang belum mengetahuinya,” ucap Herman.

Oleh karenanya sudah menjadi kewajiban anggota DPRD untuk menyampaikan peraturan daerah tersebut. Hal inilah yang mendorong kawan-kawan anggota DPRD seluruh Indonesia bahwa perlu diadakannya sebuah wadah agar perda ini dapat disosialisasikan secara bersama-sama dengan pemerintah.

Politisi PDIP berharap dengan adanya sosialisasi perda ini, masyarakat yang menerima manfaat dapat menjadi penyambung lidah bagi yang lainnya, sehingga masyarakat tidak tabuh perda, ataupun peraturan pemerintah yang lainnya.

“Masyarakat yang hadir hari ini kita harapkan dapat menjadi jubir untuk menyampaikan materi yang mereka dapat kepada masyarakat yang lebih luas,” tutup Herman.

Sumber : DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*