Kbrina.com, Bangka Selatan — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Yendri Hudammi, yang dikenal sebagai Yendri KDI. Bersama komunitas lari Gunners Parit 3 Bangka Barat, ia turun langsung menemui warga terdampak kebakaran di Dusun III Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (19/10/2026).
Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa uang tunai untuk membantu warga membeli sebagian material bangunan rumah, serta uang jajan bagi anak-anak yang turut merasakan dampak musibah tersebut.
Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang kini harus berjuang memulai kembali kehidupan setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran.
Bagi para korban, dukungan untuk membeli material bangunan menjadi salah satu langkah awal dalam upaya membangun kembali tempat tinggal mereka. Sementara itu, perhatian kepada anak-anak menjadi pengingat bahwa di tengah situasi sulit, kebutuhan dan kebahagiaan mereka juga tidak boleh dilupakan.
Kehadiran Yendri bersama komunitas Gunners Parit 3 Bangka Barat memperlihatkan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar. Bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan warga, disertai perhatian dan kehadiran langsung, juga memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang berusaha bangkit.
![]()
Tak Hanya Materi, Ada Kepedulian dan Harapan
Aksi kemanusiaan ini menambah jejak kepedulian Yendri KDI terhadap masyarakat terdampak kebakaran Serdang. Sebelumnya, sebagaimana diberitakan Kbrina.com pada 14 Oktober 2026, Yendri bersama sejumlah rekannya juga menyalurkan berbagai kebutuhan pribadi dan perlengkapan sehari-hari bagi para korban, termasuk kebutuhan perempuan, anak-anak, serta bayi.
Keterlibatannya dalam membantu warga menunjukkan bahwa perhatian terhadap korban bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Ketika warga mulai berupaya memulihkan kehidupan, dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun memperbaiki tempat tinggal tetap dibutuhkan.
Kebakaran yang melanda Dusun III Serdang pada Sabtu (10/10/2026) menjadi salah satu musibah besar di Bangka Belitung. Data BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 11 Oktober 2026 mencatat sekitar 305 unit rumah terdampak, dengan 450 kepala keluarga atau sekitar 1.800 jiwa, serta sekitar 50 gedung walet ikut terbakar.
Angka tersebut menggambarkan besarnya dampak yang harus dihadapi masyarakat. Banyak warga tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga barang-barang yang selama ini menopang kehidupan keluarga mereka.
Dalam kondisi seperti itu, gotong royong menjadi kekuatan penting. Bantuan dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, organisasi, komunitas, hingga masyarakat perorangan, dapat saling melengkapi untuk membantu warga melewati masa pemulihan.
Menguatkan Semangat Gotong Royong
Kehadiran Yendri bersama Gunners Parit 3 Bangka Barat menjadi bagian dari semangat solidaritas tersebut. Melalui bantuan uang tunai untuk pembelian material rumah dan uang jajan bagi anak-anak, mereka turut mengambil bagian dalam upaya meringankan beban warga Serdang.
Perhatian terhadap anak-anak juga memiliki makna tersendiri. Di tengah perubahan besar yang dialami keluarga mereka, perhatian sederhana dapat menjadi penguat semangat agar anak-anak tetap merasakan kepedulian dari lingkungan sekitarnya.
Pada akhirnya, pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali bangunan yang rusak, melainkan juga membantu keluarga menemukan kembali rasa aman dan harapan untuk melanjutkan kehidupan.
Langkah Yendri KDI bersama Gunners Parit 3 Bangka Barat menjadi gambaran bahwa solidaritas dapat tumbuh dari siapa saja. Ketika kepedulian diwujudkan melalui tindakan nyata, sekecil apa pun bantuan yang diberikan, hal itu dapat menjadi bagian dari kekuatan bersama untuk membantu warga Serdang bangkit kembali.

