Kbrina.com, Pangkalpinang — Kepengurusan baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Pangkalpinang.
Pengukuhan dilakukan oleh Dr. Drs. H. Agus Suryadi, M.Si., Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Yasir Mustafa, S.Pd.I.
Prosesi diawali dengan pembukaan, pembacaan basmalah dan Surah Al-Fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta serah terima laporan pertanggungjawaban dari pengurus lama kepada pengurus baru.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua LPTQ periode 2026–2030, prosesi pengukuhan, sambutan pemerintah provinsi, dan rapat koordinasi perdana kepengurusan yang baru.
Dalam sambutannya, Agus Suryadi menegaskan bahwa pengurus LPTQ yang baru memikul tanggung jawab besar untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pembinaan Al-Qur’an di Negeri Serumpun Sebalai.
“Kita semua berharap semoga para pengurus LPTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang baru dapat mengubah sekaligus memperbaiki hal-hal yang belum terealisasi serta mempertahankan hal-hal yang sudah baik. Dengan kerja sama bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, niat ikhlas dan kerja keras para pengurus akan mencapai tujuan dari LPTQ, yaitu membina, melatih, dan membumikan Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurut Agus, keberhasilan LPTQ tidak hanya diukur dari capaian prestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an dapat hadir dan diamalkan dalam kehidupan masyarakat.
“Selamat berhikmat dan berkarya dalam LPTQ. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan syiar Islam dan pembangunan karakter Qur’ani di Bangka Belitung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Yasir Mustafa, S.Pd.I., mengatakan bahwa setelah resmi dikukuhkan, kepengurusan LPTQ akan langsung bergerak menjalankan berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah pengurus LPTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah terbentuk dan resmi dikukuhkan. Tugas pertama yang akan dijalankan adalah mensyiarkan Al-Qur’an di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar masyarakat semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Yasir menjelaskan, upaya membumikan Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan baru. Melalui berbagai program pembinaan, LPTQ diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sehingga nilai-nilainya dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
“Ketika Al-Qur’an terus dibaca dan diamalkan oleh masyarakat, maka keberkahan akan hadir di negeri ini. Itulah tujuan besar yang ingin diwujudkan bersama,” katanya.
Selain penguatan syiar, LPTQ Babel juga mulai mempersiapkan langkah menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional Tahun 2026. Berbagai program pembinaan akan dilakukan secara berjenjang terhadap calon peserta pada cabang tilawah, tahfiz, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an dan cabang-cabang lainnya.
“Kami akan melakukan pembinaan secara terstruktur dan berkelanjutan agar kafilah Bangka Belitung mampu tampil lebih baik dan meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional,” ungkap Yasir.
Tidak hanya menyasar peserta MTQ, program LPTQ juga akan menyentuh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Menurutnya, pembinaan baca tulis Al-Qur’an akan terus digalakkan bagi mereka yang belum memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Semangat itulah yang akan menjadi landasan seluruh program LPTQ ke depan,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana pengukuhan berlangsung penuh kekhidmatan. Tampak Dr. Drs. H. Agus Suryadi, M.Si. memimpin langsung prosesi pengukuhan di hadapan jajaran pengurus yang mengenakan pakaian putih dan peci hitam. Setelah prosesi selesai, seluruh pengurus bersama unsur Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti rapat koordinasi perdana sebagai langkah awal menyusun program kerja lima tahun ke depan.
Momentum pengukuhan tersebut menjadi titik awal penguatan peran LPTQ Babel dalam membina generasi Qur’ani, memperluas syiar Islam, serta meningkatkan prestasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat nasional maupun internasional.
(Ryo Esha)
