Seleksi Paskibraka Pangkalpinang 2026 Dimulai, Wali Kota Tekankan Kualitas dan Sportivitas Peserta

Kbrina.com, Pangkalpinang — Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pangkalpinang tahun 2026 resmi dimulai pada Selasa (7/4/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung di Ruang Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin.

Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa para peserta yang mengikuti tahapan seleksi saat ini merupakan pelajar yang telah dinyatakan lolos pada tahap administrasi. Dengan demikian, mereka telah memenuhi persyaratan awal dan berhak melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.

Ia menjelaskan, tahapan lanjutan yang akan dijalani peserta meliputi tes pengetahuan dan pemahaman kebangsaan, seleksi intelegensia umum, serta kemampuan baris-berbaris.

“Peserta yang mengikuti tahapan ini sudah terseleksi secara administrasi sebelumnya. Mulai hari ini, mereka akan melaksanakan seleksi lanjutan berupa tes pengetahuan kebangsaan, intelegensia umum, dan baris-berbaris,” ujarnya.

Menurut Saparudin, proses seleksi akan dilaksanakan secara bertahap dan ketat guna menjaring putra-putri terbaik yang akan mewakili Kota Pangkalpinang. Peserta yang lolos di tingkat kota nantinya akan melanjutkan ke seleksi tingkat provinsi.

“Dari tingkat kota akan dipilih yang terbaik untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Jika kembali terpilih, mereka berpeluang melaju ke seleksi tingkat nasional,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar seleksi tahun ini mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga ke tingkat nasional. Saparudin optimistis Pangkalpinang memiliki potensi untuk menembus seleksi hingga pusat.

“Kita berharap ada perwakilan dari Pangkalpinang yang bisa mencapai tingkat nasional, bahkan berkesempatan mengibarkan bendera di Istana Negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam seleksi Paskibraka tidak semata ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga kekuatan mental dan kapasitas intelektual.

“Peserta harus mengikuti seleksi dengan baik, sportif, penuh keseriusan, dan tanggung jawab. Karena seleksi ini tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga mental, pengetahuan kebangsaan, serta kemampuan intelegensia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *