Banyuasin, KBRINA.COM Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin Genjot Koordinasi Penyerahan KPPS untuk Akselerasi Tol Trans-Sumatra
Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin mengambil langkah proaktif dengan menggelar Rapat Tindak Lanjut Tahapan Penyerahan Hasil Terbitnya KPPS. Agenda penting ini diselenggarakan guna mendukung kelancaran proses pengadaan tanah yang menjadi fondasi utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol strategis nasional di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya, khususnya ruas Tol Betung–Tempino–Jambi serta Tol Kayu Agung–Palembang.
Pertemuan lintas sektor yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf terkait ini berfokus pada evaluasi menyeluruh terhadap berbagai tahapan pengadaan tanah yang telah berhasil diselesaikan sebelumnya. Melalui koordinasi yang intensif, pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin memastikan bahwa seluruh prosedur administrasi dan teknis di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin menegaskan bahwa percepatan ini merupakan wujud komitmen instansi dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN). Pihaknya menyatakan bahwa penyerahan hasil penerbitan dokumen pengadaan tanah ini harus dikawal secara ketat agar tidak menyalahi aturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh tahapan penyerahan hasil terbitnya KPPS ini berjalan secara tertib, efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sinergi yang kuat antar-pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pembangunan Tol Betung–Tempino–Jambi dan Tol Kayu Agung–Palembang dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin dalam arahannya saat rapat koordinasi. Rabu (9/9/2026)
Lebih lanjut, forum tersebut juga merumuskan sejumlah langkah taktis guna mengantisipasi berbagai kendala di lapangan, baik dari sisi administrasi pertanahan maupun aspek sosial kemasyarakatan. Dengan adanya koordinasi berkala ini, proses inventarisasi dan identifikasi objek pengadaan tanah diharapkan bisa tuntas tepat waktu.
Kehadiran infrastruktur jalan tol ini dinilai sangat krusial tidak hanya untuk memangkas waktu tempuh antarwilayah, tetapi juga sebagai stimulus utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi regional, memperlancar jalur distribusi logistik, serta meningkatkan konektivitas antarprovinsi di Pulau Sumatera. Kantor Pertanahan Banyuasin optimistis bahwa target pembangunan infrastruktur ini dapat tercapai optimal berkat dukungan penuh dari seluruh elemen yang terlibat.

