PANGKALPINANG — Pembelajaran bagi anak usia sekolah dasar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Pengalaman belajar dapat diperoleh melalui kegiatan di luar sekolah yang memberi kesempatan kepada anak untuk melihat, mencoba, bermain, berinteraksi dan mengenal lingkungan secara langsung.
Hal tersebut diterapkan SD Negeri 29 Pangkalpinang melalui kegiatan outing class yang diikuti murid kelas 2 A dan B pada Selasa (8/9/2026) di Taman Bermain Timah, Bukit Baru. Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi guru kelas untuk mengikuti rangkaian aktivitas dalam suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan.
Sejak berada di lokasi, para murid terlihat antusias mengikuti kegiatan. Lingkungan yang berbeda dari ruang kelas memberikan kesempatan kepada anak untuk memperoleh pengalaman baru bersama teman-teman dan guru.
Bagi siswa kelas 2, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam proses tumbuh kembang. Anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan, menjaga diri dan memperhatikan lingkungan sekitar.
Outing class juga menjadi sarana untuk menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman nyata. Apa yang selama ini diperoleh melalui penjelasan guru di dalam kelas dapat diperkaya melalui aktivitas langsung sehingga anak lebih mudah memahami dan mengingat pengalaman yang mereka jalani.
![]()
Kepala SD Negeri 29 Pangkalpinang, Emran Indrawan, S.Pd.mengatakan, kegiatan outing class dirancang bukan sekadar untuk mengajak anak keluar dari lingkungan sekolah, melainkan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa sekolah dasar.
“Anak-anak kelas 2 masih berada pada tahap belajar melalui pengalaman. Karena itu, mereka perlu diberikan kesempatan untuk melihat, mencoba, bermain, berinteraksi dan mengenal sesuatu secara langsung. Melalui outing class, kami berharap pemahaman anak menjadi lebih luas, sekaligus membantu mereka membangun keberanian, kemandirian, kemampuan bersosialisasi dan rasa peduli terhadap lingkungan,” ujar Emran Indrawan
Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan juga penting agar anak memiliki pengalaman positif terhadap sekolah dan proses pendidikan. Ketika anak merasa nyaman dan gembira, rasa ingin tahu mereka dapat tumbuh secara alami.
Pendampingan guru kelas selama kegiatan menjadi bagian penting untuk memastikan aktivitas tetap berjalan aman, tertib dan memiliki nilai edukatif. Guru tidak hanya mengawasi, tetapi juga mengarahkan anak agar mampu mengambil pelajaran dari setiap pengalaman yang mereka temui.
Kegiatan outing class di Taman Bermain Timah, Bukit Baru, sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk memperkuat hubungan sosial dengan teman sekelas. Mereka belajar berbagi ruang, bermain bersama, mengikuti arahan serta memahami pentingnya saling menghargai.
Bagi SD Negeri 29 Pangkalpinang, pembelajaran semacam ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang lebih utuh. Pengetahuan, keterampilan sosial, kemandirian dan pembentukan karakter dapat tumbuh bersamaan melalui pengalaman yang sederhana namun bermakna.
Dengan demikian, outing class bukan sekadar kegiatan bermain di luar sekolah. Bagi anak-anak kelas 2, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses belajar untuk mengenal dunia dengan cara yang lebih dekat, menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

