HUT ke-1 PRI, DPC Pangkalpinang Gelar Donor Darah, Tegaskan Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan

KBRINA.COM, PANGKALPINANG — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Partai Rakyat Indonesia (PRI) tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan konsolidasi internal. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PRI Kota Pangkalpinang menjadikan peringatan satu tahun berdirinya PRI sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah.

Kegiatan donor darah tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-1 PRI yang diperingati secara serentak pada Sabtu (8/8/2026). Di tingkat nasional, pusat perayaan HUT PRI digelar di Provinsi Lampung dengan mengusung tema “Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Harapan untuk Negeri.”

Di Pangkalpinang, DPC PRI memilih kegiatan sosial sebagai salah satu bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat. Donor darah tidak sekadar diposisikan sebagai agenda ulang tahun partai, tetapi sebagai aksi kemanusiaan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua DPC PRI Kota Pangkalpinang Yudi Candra, ST, didampingi Sekretaris Haris Munandar, S.AP, dan Bendahara Anisa Toza, menegaskan bahwa memasuki usia satu tahun, PRI ingin membangun citra partai yang tidak berhenti pada aktivitas politik.

Menurut Yudi, politik pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan donor darah dipilih sebagai salah satu cara sederhana tetapi konkret untuk menerjemahkan semangat pengabdian tersebut.

“HUT ke-1 PRI bukan hanya tentang bertambahnya usia sebuah partai. Bagi kami di DPC PRI Pangkalpinang, ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa politik juga harus punya wajah kemanusiaan. Donor darah adalah tindakan sederhana, tetapi manfaatnya bisa sangat besar bagi orang yang membutuhkan,” ujar Yudi.

Ia mengatakan, setetes darah yang disumbangkan masyarakat maupun kader dapat menjadi bagian penting dalam membantu menyelamatkan nyawa. Karena itu, DPC PRI Pangkalpinang ingin menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari karakter organisasi.

“Kami ingin PRI hadir bukan hanya ketika ada momentum politik. Kami ingin masyarakat mengenal PRI melalui kerja nyata, kepedulian dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Kalau politik bicara tentang rakyat, maka kepedulian kepada sesama harus dimulai dari hal-hal yang nyata seperti ini,” katanya.

Yudi menambahkan, kegiatan donor darah juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kader, simpatisan dan masyarakat. Menurut dia, partai politik tidak boleh membangun jarak dengan masyarakat yang menjadi sumber legitimasi dalam kehidupan demokrasi.

Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjadi tradisi yang terus dilakukan DPC PRI Pangkalpinang, tidak hanya saat HUT partai.

“Kami berharap donor darah ini bukan kegiatan sekali lalu selesai. Ke depan, kegiatan sosial dan kemanusiaan harus menjadi bagian dari kerja rutin DPC PRI Pangkalpinang. Kami ingin membangun partai yang dekat dengan masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Bagi DPC PRI Pangkalpinang, peringatan HUT pertama PRI menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang tidak semata-mata mengejar kepentingan politik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat “Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Harapan untuk Negeri,” kegiatan donor darah tersebut menjadi pesan bahwa perjalanan PRI memasuki tahun kedua diharapkan tidak hanya ditandai dengan semakin kuatnya struktur organisasi, tetapi juga semakin banyaknya kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

(Brama Kumbara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *