JEBUS,KBRINA.COM – Jumhari membenarkan bahwa sempat terjadi ketegangan yang hampir berujung keributan antara dirinya dengan Mkr (inisial). Insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman yang sempat memicu emosi kedua belah pihak.
Menurut Jumhari, mereka diundang menghadiri acara sosialisasi rencana pembangunan pabrik kelapa sawit, acara tersebut dihadiri Kepala Desa, Camat Jebus, serta pihak dari Polsek Jebus dan warga Desa Limbung.
“Kami lagi diundang bang, masalah rapat sosialisai masalah pabrik masuk ni kan, jadi pas lagi pak camat membahas masalah pabrik, jadi ku ngeritik, besamping kami kek mukran tadi, jadi die tidak terima kritik ku tadi bang disitu,” ucap Jumhari, saat di hubungi awak media via whatssapp, Sabtu (07/03/26).
Ia pun sempat bercekcok mulut dengan Mkr, terjadi saling bentak dan hampir ricuh, namun sebelum konflik semakin besar, pihak-pihak yang berada disekitar lokasi segera melerai kedua belah pihak.
“Terjadilah kami saling bentak tadi, hampir ricuh, langsung rombongan Bhabin, ada Polpp yang memisahkan kami tadi, banyak warga lain juga, semua orang menyaksikan disitu bang kejadian tu,” ujar Jumhari.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Limbung dikonfirmasi awak media via whatsapp, ia mengatakan yang melerai bukan cuma dia saja, ada juga yang lain.
“Selamat sore juga, saya belum bisa berkomentar, mohon maaf, karena yang melerai kemaren bukan hanya saya saja, ada juga yang lain,” ujar Pak Bhabin, Sabtu (07/03/26).
Awak media menghubungi Mkr via whatssapp, sampai berita ini di publish, belum ada balasan sama sekali dari Mkr.
Senada dengan Mkr, Kepala Desa Limbung pun belum memberikan jawaban atas konfirmasi awak media mengenai masalah ini.
