Palembang – Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Banyuasin mendadak dipenuhi karangan bunga ucapan selamat dan dukungan dari berbagai elemen pendidikan.
Puluhan papan bunga berjajar rapi di depan kantor kejaksaan tersebut, menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan itu.
Karangan bunga tersebut diketahui berasal dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bersama Dewan Guru se-Kabupaten Banyuasin. Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja jajaran Pidana Khusus (Pidsus) yang dinilai tegas dalam menyikapi dan menindak oknum LSM yang dianggap meresahkan di lingkungan sekolah.
Dukungan tersebut juga tidak terlepas dari peran H Giovani selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) di Kejaksaan Negeri Banyuasin.
Ia dinilai sebagai figur penegak hukum yang tegas, namun tetap menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Dalam setiap penanganan perkara, Giovani disebut mengedepankan prosedur hukum sesuai aturan, serta menjunjung tinggi asas keadilan dan transparansi.
Bagi kalangan guru dan kepala sekolah, langkah hukum yang dilakukan tidak semata sebagai bentuk penindakan, tetapi juga sebagai upaya menjaga marwah serta integritas dunia pendidikan di Kabupaten Banyuasin.
Para pendidik berharap keberanian aparat penegak hukum dapat menciptakan rasa aman bagi lingkungan sekolah, sehingga aktivitas pendidikan dapat berlangsung tanpa tekanan maupun gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Fenomena “banjir” papan bunga ini juga mencerminkan terbangunnya sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan insan pendidikan.
Dukungan moral yang mengalir tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pidsus untuk terus bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas dalam menegakkan hukum.
Dengan terciptanya iklim yang kondusif dan bebas dari tekanan, proses belajar mengajar di Kabupaten Banyuasin diharapkan dapat berlangsung dengan lebih tenang dan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan.
