Pemprov Babel Gelar Kontes Durian Tingkat Provinsi, Gubernur Hidayat Dorong Durian Lokal Naik Kelas ke Pasar Nasional

K RINA.COM, PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan keseriusannya mengembangkan potensi hortikultura daerah melalui penyelenggaraan Kontes Durian Tingkat Provinsi Bangka Belitung Tahun 2026, Sabtu, (20/6/2026)

Ajang yang digagas sebagai wadah pelestarian plasma nutfah sekaligus promosi durian unggulan daerah ini menjadi salah satu langkah strategis Gubernur Hidayat Arsani dalam mengangkat pamor durian Bangka Belitung agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Kontes yang akan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Lapangan Bola Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Suku Jerieng “Pesona Budaya Jerieng”. Perpaduan antara sektor pertanian dan budaya tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata Bangka Barat sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Pendaftaran peserta dibuka tanpa dipungut biaya pada 1–7 Juli 2026. Seluruh masyarakat Bangka Belitung yang memiliki pohon induk durian unggul diberi kesempatan untuk mengikuti kompetisi ini.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan, kontes durian bukan sekadar ajang mencari buah terbaik, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan kekayaan genetik durian lokal yang menjadi aset daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian sumber daya genetik durian lokal serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah,” ujar Hidayat.

Menurutnya, Bangka Belitung memiliki beragam varietas durian lokal dengan cita rasa khas yang layak dipromosikan lebih luas. Karena itu, pemerintah ingin memberikan ruang bagi para petani dan pemilik pohon induk unggul untuk memperkenalkan kualitas terbaik hasil kebun mereka.

Gubernur Hidayat dijadwalkan membuka langsung kegiatan tersebut sekaligus menyaksikan proses penjurian serta berdialog dengan para petani, pelaku usaha, dan masyarakat yang hadir.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kurniawan, menjelaskan penilaian akan dilakukan secara profesional oleh dewan juri dari Kementerian Pertanian. Aspek yang dinilai meliputi bentuk buah, warna dan tekstur daging, aroma, cita rasa, bobot, ukuran biji hingga produktivitas pohon.

“Penilaian dilakukan secara menyeluruh agar durian yang terpilih benar-benar merepresentasikan kualitas unggulan Bangka Belitung,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. Juara pertama akan menerima Rp11,5 juta, juara kedua Rp9,5 juta, juara ketiga Rp7 juta, ditambah hadiah harapan serta piagam penghargaan.

Kontes ini merupakan kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga serta pemerintah desa wisata setempat.

Kurniawan berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan varietas-varietas durian unggul yang memiliki daya saing tinggi dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani lokal.

“Kita ingin durian Bangka Belitung tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga menjadi salah satu varietas unggulan Indonesia yang mampu menarik perhatian pasar nasional,” tegasnya.

Melalui kontes ini, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian berbasis potensi lokal sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat identitas Bangka Belitung sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *