Terinspirasi Pesan Hidayat Arsani, Yasir Mustafa Ukir Juara III MTQ KORPRI Nasional

KBRINA.COM, MAKASSAR — Pesan sederhana Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, kepada para anggota Paskibraka ternyata membekas kuat bagi M. Yasir Mustafa, S.Pd.I., M.AP. Pesan itu kemudian menjadi salah satu sumber motivasi Yasir saat tampil dalam ajang MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.

Yasir yang menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Babel tersebut akhirnya berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara III Nasional cabang Adzan. Ia bersaing dengan sekitar 70 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dan berhasil menembus babak final bersama enam peserta terbaik.

Di balik capaian itu, Yasir mengaku terus mengingat pesan Hidayat Arsani yang disampaikan saat memberikan motivasi kepada Paskibraka Bangka Belitung.

Ada tujuh pesan yang menurut Yasir begitu kuat dan relevan, yakni semangat, jangan gengsi, jangan malu karena hidup adalah berkarya, jangan mundur dan pantang menyerah, berbakti kepada orang tua, menjadi anak saleh, serta menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara.

“Pesan Pak Gubernur itu yang terus saya ingat. Semangat, jangan mundur, pantang menyerah, dan jadilah anak yang saleh. Ini menjadi motivasi saya,” ujar Yasir.

Menurut dia, pesan tersebut bukan sekadar motivasi untuk generasi muda, tetapi juga dapat menjadi pegangan bagi siapa pun yang sedang berjuang meraih prestasi.

“Bagi saya, inilah contoh pemimpin yang patut dicontoh. Pesannya sederhana, tetapi sangat kuat. Kita harus semangat, jangan malu berkarya dan jangan pernah mundur,” katanya.

Motivasi tersebut kemudian ia bawa ke arena MTQ KORPRI Nasional di Makassar. Dari sekitar 70 peserta cabang Adzan se-Indonesia, Yasir mampu menunjukkan penampilan terbaik hingga lolos ke babak final enam besar.

Pada babak final, Yasir tampil dengan lantunan adzan menggunakan irama Bayati. Sebelumnya, pada babak penyisihan ia membawakan irama Rast.

Penampilan tersebut mengantarkan pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Babel itu berada di posisi ketiga nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BKN sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, bersama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Yasir mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, kehadirannya di Makassar sejak awal bukan semata-mata mengejar gelar juara.

“Saya bersyukur kepada Allah atas berkah dan nikmat ini. Saya hadir ke Makassar dengan niat dakwah, melantunkan kalimat Allah,” ujarnya.

Atas prestasinya tersebut, Yasir juga menerima bonus sebesar Rp10 juta. Ia memandang bonus itu sebagai rezeki yang datang pada waktu yang tepat, terlebih anaknya tengah mempersiapkan diri untuk memasuki jenjang perguruan tinggi.

“Ini rezeki. Anak saya mau masuk kuliah. Ternyata inilah nikmat Allah yang tidak terduga,” katanya.

Yasir turut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Babel Hidayat Arsani, Sekretaris Daerah Babel, serta masyarakat Bangka Belitung yang memberikan dukungan dan doa.

Ia menilai dukungan tersebut menjadi energi tersendiri sehingga dirinya dapat tampil maksimal di panggung nasional.

Selain Yasir, dua wakil Babel lainnya juga berhasil menorehkan prestasi pada MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.

Ela Isnani Munawwaroh, M.Pd., dari cabang Hifdz Al-Quran Golongan Juz 30 Wanita, meraih Juara Harapan I. Sedangkan Muhammad Amin, M.Pd.I., dari cabang Khotbah Jumat, berhasil meraih Juara Harapan II.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 berlangsung pada 22–30 Agustus 2026 di Sulawesi Selatan.

Bagi Yasir, prestasi tersebut sekaligus menjadi pembuktian bahwa pesan seorang pemimpin dapat menjadi energi bagi bawahannya untuk berani tampil dan berprestasi.

“Semangat, jangan gengsi, jangan malu. Hidup adalah berkarya. Jangan mundur, pantang menyerah, berbakti kepada orang tua, jadilah anak yang saleh dan berguna bagi bangsa dan negara,” tutur Yasir, mengingat kembali pesan Hidayat Arsani yang menjadi inspirasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *