Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Open House Keuskupan, Tegaskan Konsistensi Merawat Toleransi.

IMG-20260102-WA0164
IMG-20260102-WA0146

Kbrina.com, Pangkalpinang— Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menghadiri open house dan silaturahmi yang digelar Keuskupan Pangkalpinang, sebuah perjumpaan lintas iman yang menegaskan pentingnya merawat toleransi di tengah masyarakat majemuk.

Kehadiran orang nomor satu di Pangkalpinang itu, kata Prof. Saparudin, merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial di kota yang dihuni beragam suku, budaya, dan keyakinan.

Menurutnya, kegiatan lintas keagamaan seperti open house Keuskupan Pangkalpinang tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas sosial yang aman dan kondusif.

“Momentum seperti ini penting untuk terus mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Pangkalpinang adalah kota majemuk, dan keharmonisan itu harus dirawat bersama,” ujar Prof. Saparudin, Kamis (1/1/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadaban.

“Kami terus mendorong dialog, persatuan, dan sikap saling menghormati sebagai fondasi pembangunan daerah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Saparudin juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan sosial, bukan sekat pemisah.

“Kebhinekaan adalah kekayaan bersama. Selama toleransi dijaga, Pangkalpinang akan tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

Narasi ini lebih ringkas, berlapis makna, dan mengalir, tanpa repetisi berlebih. Bahasanya tenang, tidak menggurui, dan tetap memberi ruang wibawa pada pernyataan wali kota—seperti kopi hitam: pahitnya pas, aromanya tinggal lama.

 

(Red/Ryo Esha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *