Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5 Gambar 6 Gambar 7

700 Atlet Ramaikan Babel Golden Track and Field 2025 di Stadion Depati Amir

Wakil walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna foto bersama juara atletik lari 25 m, tingkat TK.Sabtu (20/12/25)
IMG_20251220_191940
IMG20251220143419
IMG_20251220_191816

Kbrina.com, Pangkalpinang — Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Sabtu (20/12/2025), mendadak lebih riuh dari biasanya. Bukan karena konser atau kampanye, melainkan derap sepatu atlet muda yang membuka Babel Golden Track and Field Tahun 2025. Sebanyak kurang lebih 700 peserta tercatat ambil bagian, angka yang cukup membuat panitia tersenyum dan stopwatch bekerja ekstra.

Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

 

Dalam sambutannya, Dessy tak menyembunyikan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta. Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar lomba lari dan lompat, tetapi ruang awal untuk menyaring bibit atletik masa depan.

“Melihat semangat anak-anak hari ini, dengan jumlah peserta mencapai 700 orang, tentu kita sangat berbangga. Ini harapan besar agar ke depan Pangkalpinang bisa melahirkan atlet-atlet atletik luar biasa,” ujarnya.

Ia menyinggung sosok Robi Sianturi, peraih medali emas SEA Games Thailand 2025, sebagai contoh nyata bahwa prestasi internasional bukan mimpi kosong.

“Mudah-mudahan dari kejuaraan ini muncul bibit-bibit baru yang bisa mengikuti jejak kakaknya yang sudah berprestasi,” tambahnya, memberi suntikan motivasi kepada semua atlit-atlit muda.

Dessy juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang, khususnya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, untuk menyiapkan program pembinaan berkelanjutan.

Fokusnya tidak hanya atletik, tetapi juga cabang olahraga lain yang mulai menunjukkan geliat positif.

“Kami akan membuat program-program pengembangan olahraga, tidak hanya atletik, tetapi juga renang, sepak bola, basket, dan cabang lainnya. Kami juga akan bekerja sama dengan komunitas-komunitas olahraga yang ada,” jelasnya.

Menurut Dessy, fenomena menjamurnya minat olahraga di kalangan anak muda Pangkalpinang adalah sinyal sehat yang tak boleh dibiarkan berjalan sendiri.

Targetnya jelas: menemukan atlet berprestasi yang kelak membawa nama harum Pangkalpinang dan Bangka Belitung, bukan sekadar juara antar-kecamatan.
Kejuaraan Babel Golden Track and Field 2025 pun menjadi lebih dari ajang adu cepat dan kuat.

Ia menjelma sebagai etalase awal: siapa tahu, di antara 700 peserta hari ini, ada calon peraih medali emas berikutnya yang sedang berlari mengejar masa depan.

(Ryo esha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *