Gubernur Hidayat Arsani Tegaskan Disiplin ASN dan Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Tata Kelola Pemerintahan Babel

KBRINA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan bahwa disiplin aparatur dan efisiensi anggaran menjadi dua pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan dipercaya masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Upacara Bulanan Pemerintah Provinsi Babel di Lapangan Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (17/6/2026).

Di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Hidayat mengingatkan bahwa upacara bulanan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kedisiplinan, integritas, serta etos kerja aparatur. Karena itu, setiap pegawai dituntut membangun budaya kerja yang produktif, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Dalam arahannya, Hidayat secara khusus menyoroti pentingnya disiplin pegawai sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang terus dibenahi sejak dirinya memimpin Babel.

“Saya terus berupaya memperbaiki dan mengevaluasi berbagai kekurangan yang ada. Saat ini sekitar 90 persen jabatan eselon II sudah terisi pejabat definitif agar dapat memperkuat organisasi dan mendukung jalannya pemerintahan secara optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, Hidayat mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran sejalan dengan arahan Presiden RI. Menurutnya, kondisi keuangan negara saat ini menuntut pemerintah daerah lebih cermat dalam mengelola setiap rupiah anggaran.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah pengendalian perjalanan dinas. Seluruh perjalanan dinas pejabat maupun staf diwajibkan mendapat persetujuan terlebih dahulu agar benar-benar memiliki urgensi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai perjalanan dinas hanya dilakukan untuk mengantar berkas yang sebenarnya bisa dikirim melalui jasa ekspedisi. Perjalanan dinas harus tepat sasaran dan memiliki urgensi yang jelas,” tegasnya.

Hidayat menjelaskan, kebijakan penghematan tersebut justru memberikan ruang fiskal bagi pemerintah daerah untuk tetap memenuhi kewajiban kepada pegawai, mulai dari pembayaran gaji PPPK, PPPK paruh waktu, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13.

Meski menerapkan efisiensi, ia memastikan pelayanan publik tidak boleh terganggu. Program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, sektor pertanian, Samsat Keliling, dan layanan publik lainnya, tetap menjadi prioritas.

Selain disiplin dan efisiensi anggaran, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja. Menurutnya, kantor yang bersih dan tertata mencerminkan profesionalisme aparatur sekaligus mendukung kenyamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kebersihan kantor juga harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang nyaman dan mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah. Ingat, nanti saya akan sidak langsung,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Hidayat mengajak seluruh ASN dan PPPK terus meningkatkan kompetensi, memperkuat inovasi, serta bekerja dengan dedikasi tinggi demi mempercepat pembangunan Bangka Belitung.

Ia optimistis, dengan disiplin yang semakin kuat, pengelolaan anggaran yang efektif, dan komitmen pelayanan yang tinggi, Pemerintah Provinsi Babel mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, akuntabel, serta semakin mendapat kepercayaan masyarakat.

(Dn/adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *