Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5 Gambar 6 Gambar 7

Penambang Timah Babar : Kami Ingin Kerja Lagi dan Kolektor Timah Bisa Membeli Dengan Harga Yang Pantas 

 PANGKALPINANG,KBRINA.COM – Para penambang timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya kabupaten Bangka Barat, hampir tiga minggu tidak bisa menambang lagi.

 

Heru (33) seorang penambang warga desa Belo Laut, yang mengikuti kegiatan Aksi Damai para penambang se-Babel di kantor DPRD provinsi kepulauan Bangka Belitung, Rabu (10/09/25), mengatakan ingin bekerja seperti biasa, tanpa ada rasa takut ditangkap satgas PT Timah dan Kepolisian, mereka menginginkan perlindungan agar tetap bisa menambang.

 

“Kami para penambang minta perlindungan kepada wakil rakyat yang ada di DPRD ini, hampir tiga minggu tidak kerja, kalau kerja kami takut ditangkap dan tidak ada yang membeli timah kami, kalau seperti ini terus bisa mati kelaparan,” kata Heru, ketika bertemu awak media di Kantor DPRD Babel.

 

Ia juga berharap kepada Ketua DPRD, Gubernur Babel dan Kapolda Babel agar hentikan razia tambang demi kepentingan masyarakat Bangka Belitung dan tidak represif terhadap penambang rakyat, dan juga untuk kolektor timah bisa membeli dengan harga yang pantas.

 

“Teruntuk Gubernur, Kapolda dan Ketua DPRD, tolonglah rakyat babel ini, hentikan razia tambang, kami ingin kerja, biarkan kami menikmati hasil bumi daerah kami tercinta, dan satu lagi untuk kolektor timah bisa membeli dengan harga yang pantas, jangan menekan penambang,” ucap Heru. (Yp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *