Wali Kota Pangkalpinang Ingatkan Jemaah Haji Siapkan Fisik, Mental, dan Spiritual

Oplus_131072

Kbrina.com, Pangkalpinang – Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengingatkan ratusan calon jemaah haji asal Kota Pangkalpinang untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan spiritual, menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan ramah tamah bersama 297 calon jemaah haji yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Masjid Jami’, Kamis (23/4/2026).

Dalam arahannya, Saparudin menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan ritual, melainkan proses panjang yang sarat ujian kesabaran dan keikhlasan.

“Setiap orang yang berangkat haji pasti akan menghadapi cobaan. Itu bagian dari proses untuk menguji sejauh mana kesabaran dan keikhlasan kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai kondisi yang mungkin dihadapi jemaah—mulai dari kelelahan fisik hingga situasi tak terduga—harus dipahami sebagai bagian dari pembelajaran spiritual selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, pemaknaan ibadah jauh lebih penting dibanding sekadar menjalankan rangkaian ritual.

“Bukan hanya soal menjalankan tahapan ibadah, tapi bagaimana kita menghadirkan hati, memperbanyak doa, dan benar-benar mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.

Saparudin juga menyoroti momen penting dalam pelaksanaan haji, seperti tawaf di Ka’bah, yang dinilai sebagai pengalaman spiritual mendalam sekaligus menjadi titik ujian tersendiri bagi jemaah.

Ia menambahkan, keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap setelah kembali ke tanah air.

“Sepulang dari haji, harus ada perubahan. Menjadi pribadi yang lebih sabar, rendah hati, dan memberi manfaat bagi lingkungan,” tegasnya.

Selain memberikan pembekalan, Saparudin turut menitipkan doa kepada para calon jemaah agar mendoakan Kota Pangkalpinang selama berada di Tanah Suci.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan mendukung penuh proses keberangkatan, termasuk rencana pelepasan resmi jemaah yang dijadwalkan pada 30 April mendatang di Masjid Kubah Timah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji asal Pangkalpinang dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali dengan membawa nilai-nilai kebaikan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *