Kabrina.com | TULANG BAWANG BARAT-Suasana haru, bangga, dan penuh keberkahan menyelimuti Tiuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (7/6/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi Pengajian Akbar dalam rangka Haflah Akhirussanah Lil Ikhtitam TPQ dan Diniyah Al-Huda ke-11 serta Raudhatul Athfal (RA) Al-Huda ke-9, yang menjadi momentum istimewa bagi para santri, wali murid, dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menandai pelepasan puluhan santri serta keberhasilan sejumlah santri menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an. Lantunan ayat suci yang menggema sejak pagi menghadirkan suasana religius yang menyentuh hati para hadirin.
45 Santri RA Dilepas, 11 Santri Raih Predikat Khatam
Puncak acara diisi dengan dua agenda utama, yakni pelepasan 45 siswa RA Al-Huda yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta prosesi khataman Al-Qur’an bagi 11 santri.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 santri berhasil menyelesaikan hafalan Juz Amma (Juz 30), sementara 1 santri menorehkan prestasi membanggakan dengan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 1 hingga Juz 5 bil ghaib (tanpa melihat mushaf).
Satu per satu santri tampil di hadapan ribuan jamaah untuk menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Momen itu tak jarang membuat para wali murid menitikkan air mata haru dan syukur atas capaian putra-putri mereka.
Tausiyah Inspiratif Ustadzah Ning Almar’atus Sholihah
Kemegahan acara semakin terasa dengan hadirnya penceramah nasional, Ustadzah Ning Almar’atus Sholihah, yang juga dikenal sebagai Finalis Puteri Indonesia Provinsi Lampung Tahun 2019.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.
“Anak sholih dan sholihah adalah anak yang memiliki ilmu, adab, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, serta kedua orang tuanya. Itulah bekal terbaik untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” pesannya yang disambut takbir dan tepuk tangan jamaah.
Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus mendampingi pendidikan agama anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang kokoh dalam akidah serta istiqamah mengamalkan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah.
Dihadiri Forkopimcam, KUA, Seluruh Kepalo Tiuh dan Tokoh Masyarakat
Haflah Akhirussanah tahun ini mendapat perhatian luas dari berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Lambu Kibang, Danramil Lambu Kibang, Kapolsek Lambu Kibang beserta jajaran, Ketua KUA RK 4 Tiuh Kibang Budi Jaya, Babinkamtibmas, para ulama dan tokoh agama, serta seluruh Kepalo Tiuh se-Kecamatan Lambu Kibang.
Turut hadir pula Haji Toprani, Kepala Tiuh Kibang Budi Jaya, bersama Ustadz Wahidin, S.Pd.I, selaku Pengasuh TPQ, Diniyah, dan RA Al-Huda, serta ribuan wali murid dan masyarakat yang memadati area kegiatan.
Dalam sambutannya, Camat Lambu Kibang memberikan apresiasi atas konsistensi TPQ dan RA Al-Huda dalam membina generasi muda melalui pendidikan keagamaan.
Sementara itu, Danramil dan Kapolsek Lambu Kibang menegaskan komitmen TNI-Polri untuk terus mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang berkarakter dan cinta tanah air.
Ketua KUA RK 4 Tiuh Kibang Budi Jaya menilai pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini merupakan investasi besar bagi masa depan umat. Senada dengan itu, Haji Toprani berharap semakin banyak lahir penghafal Al-Qur’an dari wilayah Lambu Kibang yang mampu menjadi kebanggaan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Wahidin, S.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TPQ, Diniyah, dan RA Al-Huda.
Wali Murid Sampaikan Apresiasi
Keberhasilan penyelenggaraan Haflah Akhirussanah juga mendapat apresiasi dari para wali murid dan masyarakat.
Salah seorang wali murid menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dewan asatidz yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
“Kami bangga dan bersyukur. Terima kasih kepada Ustadz Wahidin, S.Pd.I dan seluruh guru Al-Huda yang telah mengajarkan Al-Qur’an, adab, dan ilmu yang bermanfaat kepada anak-anak kami. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi sholih dan sholihah yang membanggakan orang tua, agama, dan bangsa,” ujarnya.
Haflah Akhirussanah TPQ, Diniyah, dan RA Al-Huda tahun ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, KUA, pemerintah tiuh, para ulama, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam memajukan pendidikan Islam.
Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu membawa keberkahan bagi Kabupaten Tulang Bawang Barat serta bangsa Indonesia.
