PANGKALPINANG — Suasana penuh semangat mewarnai Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang saat ratusan pelajar mengikuti kegiatan Napak Tilas Sejarah Kota Pangkalpinang Tahun 2025, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-268.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekty, yang menyampaikan pesan penting tentang makna napak tilas bagi generasi muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tapi juga menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kota ini. Pangkalpinang memiliki sejarah diplomasi internasional yang luar biasa, setara dengan Gedung PBB di Washington DC,” ujarnya.
Lebih dari 200 siswa SMP dari berbagai sekolah di Pangkalpinang mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Para peserta menelusuri jejak sejarah melalui kunjungan ke rumah dinas wali kota, museum kota, serta kawasan heritage yang menjadi saksi perjalanan panjang perkembangan Pangkalpinang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengenalkan sejarah, tetapi juga untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah tantangan zaman.
“Melalui napak tilas, kami ingin para siswa tidak hanya mengetahui sejarah, tapi juga merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia,” katanya.
Peringatan HUT ke-268 Kota Pangkalpinang tahun ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan budaya dan hiburan rakyat, seperti adu gasing, pertunjukan musik keroncong, dan bazar UMKM yang menampilkan produk kuliner serta kerajinan khas daerah.
Kegiatan napak tilas ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan karakter generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, semangat cinta tanah air dan kebanggaan terhadap Kota Pangkalpinang diharapkan terus tumbuh di hati para pelajar.
