Susanti Saparudin Jemput Aspirasi Kader: Posyandu di Bukit Sari & Bukit Besar Butuh Penguatan

WhatsApp-Image-2025-10-23-at-14.59.45-3
WhatsAppImage2025-10-23at145945
3abbe75f-9a4a-4b9a-95d6-fcf74ef6358c

PANGKALPINANG — Upaya memperbaiki pelayanan posyandu di tingkat kelurahan terus digencarkan oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, S.E. Pada Kamis, 23 Oktober 2025, ia turun langsung ke dua posyandu di Kelurahan Bukit Sari dan Bukit Besar untuk mendengar keluhan serta kebutuhan kader dan warga secara terbuka.

Kunjungan tersebut bukan sekadar inspeksi, melainkan dialog dua arah. Sejumlah kader menyampaikan bahwa beberapa posyandu masih beroperasi dengan fasilitas terbatas, bahkan ada yang meminjam rumah warga untuk menjalankan layanan. Susanti menilai kondisi ini harus segera dibenahi agar posyandu bisa menjalankan perannya secara maksimal, terutama karena kini posyandu memikul tanggung jawab enam layanan dasar (6 SPM), mulai dari kesehatan hingga ketertiban umum.

Selain persoalan fasilitas, kader juga menyampaikan kendala aturan yang belum memberi ruang bagi perangkat RT atau kelurahan menjadi kader, padahal mereka dianggap memahami kondisi masyarakat setempat secara lebih dekat. Susanti menampung masukan tersebut dan memastikan akan membawanya dalam pembahasan lintas OPD.

Dalam pertemuannya dengan warga, Susanti mengingatkan pentingnya imunisasi, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pencegahan stunting. Ia juga menyelipkan edukasi mengenai pemeriksaan IVA test bagi perempuan dewasa sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Susanti menekankan bahwa suksesnya posyandu tak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh komunikasi yang baik antara kader dan masyarakat. Ia mendorong kader menyampaikan informasi kegiatan posyandu lebih awal, bahkan bila perlu melakukan pendekatan langsung ke rumah warga agar layanan dapat menjangkau lebih banyak orang.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Susanti menyampaikan apresiasi kepada warga yang bersedia menjadikan rumahnya sebagai lokasi posyandu sementara, dan kepada kader yang tetap menjalankan tanggung jawab meski dalam keterbatasan. Ia memastikan aspirasi yang dihimpun hari itu akan menjadi bahan penguatan layanan posyandu di Pangkalpinang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *