Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5 Gambar 6 Gambar 7

Susanti Saparudin Tinjau Posyandu Bukit Merapin, Pastikan Enam Layanan SPM Terpenuhi

WhatsAppImage2025-10-22at145726
WhatsAppImage2025-10-22at145726

PANGKALPINANG — Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, S.E., melakukan peninjauan lapangan ke Posyandu Melati III, Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dapat berjalan menyeluruh dan benar-benar dirasakan masyarakat.

Selama kunjungan, Susanti meninjau langsung alur layanan posyandu, mulai dari pendaftaran, penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan, imunisasi, hingga layanan edukasi untuk ibu hamil dan keluarga. Ia berinteraksi dengan para kader serta warga yang hadir untuk mengetahui kondisi nyata pelayanan di tingkat kelurahan.

Menurut Susanti, posyandu tidak lagi hanya memusatkan pelayanan pada kesehatan ibu dan anak. Transformasi kebijakan menempatkan posyandu sebagai garda depan yang menjalankan fungsi di enam bidang SPM, mencakup kesehatan, sosial, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Karena itu, ia menilai posyandu harus memiliki kesiapan sarana, sumber daya manusia, serta dukungan lintas dinas agar mampu memenuhi standar tersebut.

Dalam dialog dengan kader, Susanti menerima berbagai masukan terkait kondisi prasarana yang masih terbatas, kebutuhan kader tambahan, serta perlunya peningkatan kapasitas teknis dalam memberikan pelayanan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota siap memperkuat dukungan demi memastikan posyandu menjadi pusat layanan masyarakat yang benar-benar fungsional.

“Transformasi posyandu membutuhkan kerja bersama. Kita ingin masyarakat mendapatkan enam layanan SPM secara utuh, mulai dari kesehatan hingga layanan sosial. Untuk itu, posyandu harus diperkuat dari berbagai sisi,” ujar Susanti saat meninjau fasilitas posyandu.

Berdasarkan data Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang, saat ini terdapat 119 posyandu aktif dengan jumlah total 896 kader. Namun, belum semua posyandu memiliki gedung permanen sehingga beberapa di antaranya masih meminjam ruang fasilitas umum atau balai lingkungan. Kondisi ini menjadi salah satu catatan penting yang akan dibawa dalam evaluasi pemerintah kota.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Susanti untuk mendengarkan langsung aspirasi kader tentang kebutuhan operasional, penguatan pelatihan, serta pengadaan peralatan penunjang untuk pelayanan balita dan ibu hamil. Ia menegaskan bahwa keluhan dan masukan dari kader merupakan bagian penting dalam penyusunan kebijakan perbaikan ke depan.

Di akhir kunjungan, Susanti berharap posyandu dapat menjadi pusat layanan dasar yang semakin komprehensif, tidak hanya bagi balita tetapi juga bagi seluruh warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen menjaga keberlanjutan program Posyandu 6 SPM sehingga manfaatnya benar-benar merata di seluruh wilayah Pangkalpinang.

“Posyandu harus mampu menjadi pusat layanan masyarakat yang lengkap dan mudah dijangkau. Dengan penguatan enam SPM, kami ingin pelayanan dasar benar-benar menyentuh seluruh lapisan warga,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *