PBB Rayakan Milad ke-28 Lewat Drag Bike di Bangka, Yuri Kemal: Saatnya Bangkit dan Kembali ke Senayan

IMG-20260726-WA0121

Kbrina com, Bangka – Kejuaraan Drag Bike 201 Meter Championship yang digelar di kawasan Jembatan Emas, Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka, Minggu (26/7/2026), tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan. Bagi Partai Bulan Bintang (PBB), event otomotif tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-28 sekaligus momentum membangkitkan kembali eksistensi partai menjelang Pemilu mendatang.

Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Yuri Kemal Fadlullah, mengatakan rangkaian perayaan milad telah dimulai sejak awal Juli melalui agenda pra-milad berupa kejuaraan grasstrack di Kabupaten Belitung yang mendapat respons luar biasa dari masyarakat.

“Pra-milad kami awali dengan grasstrack di Belitung. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi, sekitar 22 hingga 23 ribu orang hadir dalam kegiatan tersebut,” ujar Yuri kepada wartawan.

Ia menjelaskan, puncak Milad ke-28 PBB secara nasional telah digelar pada 17 Juli 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta. Agenda tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), bimbingan teknis (Bimtek), serta pelantikan jajaran DPP PBB.

Menurut Yuri, penyelenggaraan Drag Bike Championship di Bangka menjadi kelanjutan dari rangkaian perayaan tersebut sekaligus bentuk komitmen PBB dalam mendukung perkembangan olahraga otomotif di Kepulauan Bangka Belitung.

Ia menilai Bangka Belitung memiliki basis penggemar balap yang besar sehingga layak menjadi salah satu pusat penyelenggaraan event otomotif nasional.

“Kami melihat animo masyarakat Bangka Belitung terhadap balap sangat besar. Karena itu kami ingin menggeliatkan kembali dunia otomotif di daerah ini. Bahkan Bangka Belitung kini mulai menjadi salah satu barometer penyelenggaraan grasstrack,” katanya.

Yuri menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan tersebut bukan sekadar menawarkan hadiah besar, melainkan bagian dari kontribusi nyata PBB kepada masyarakat.

“Ini bukan untuk menghambur-hamburkan uang, tetapi bagian dari sumbangsih kepada masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari transformasi Partai Bulan Bintang ke depan. Kami ingin serius membangun partai dan mengembalikan PBB ke parlemen di Senayan,” tegasnya.

Di sisi politik, Yuri mengakui elektabilitas PBB di Bangka Belitung mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia optimistis berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat dapat menjadi pintu masuk untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Kami berharap PBB kembali menggeliat, kembali menang, dan kembali memenangkan hati masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.

Menyinggung persiapan menghadapi Pemilu, Yuri mengatakan PBB kini mencermati perkembangan regulasi pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Menurutnya, ketentuan tersebut masih akan dibahas dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang direncanakan masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada 2027.

Selain itu, PBB berharap pemerintah dan DPR memberikan kemudahan bagi partai politik yang telah berulang kali menjadi peserta pemilu melalui penyederhanaan mekanisme verifikasi.

“Kami berharap ada kemudahan bagi partai yang sudah rutin mengikuti pemilu sejak 1999. Paling tidak cukup melalui verifikasi administrasi sehingga bisa kembali menjadi peserta Pemilu,” katanya.

PBB juga akan memperjuangkan agar kebijakan mengenai ambang batas parlemen tidak menghilangkan representasi suara rakyat.

“Kami akan memperjuangkan agar ketentuan threshold tidak mengakibatkan suara rakyat menjadi sia-sia dan tidak terwakili di parlemen,” tutup Yuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *